Selasa, 09 Juni 2009

Surat dari setan untukmu

Aku melihatmu kemarin, saat engkau memulai aktifitas harianmu.Kau bangun tanpa sujud mengerjakan subuhmu.Bahkan kemudian, kau juga tidak mengucapkan "Bismillah" sebelum memulai santapanmu, juga tidak sempat mengerjakan shalat Isha sebelum berangkat ketempat tidurmu.Kau benar-benar orang yang tidak bersyukur, aku menyukainya,aku tak dapat mengungkapkan betapa senangnya aku
melihatmu tidak merubah cara hidupmu.Hai Bodoh, Kamu milikku.Ingat, kau dan aku sudah bertahun- tahun bersama, dan aku sangat menyukaimu.

Aku menggunakanmu untuk membalas dendamku kepada Allah. Dia sudah mencampakkan aku dari surga, dan aku akan tetap memanfaatkanmu sepanjang masa untuk mebalaskannya. Kau lihat, ALLAH MENYAYANGIMU dan dia masih memiliki rencana—rencana untukmu di hari depan. Tapi kau sudah menyerahkan hidupmu padaku, dan aku akan membuat kehidupanmu seperti neraka. Sehingga kita bisa bersama dua kali dan ini akan menyakiti hati ALLAH.

Aku benar—benar berterimakasih padamu, karena aku sudah menunjukkan kepada NYA siapa yang menjadi pengatur dalam hidupmu dalam masa2 yang kita jalani

Kita nonton film porno bersama, memaki orang, mencuri, berbohong, munafik, makan sekenyang- kenyangya, guyon2an jorok, bergosip, manghakimi orang, menghujam orang dari belakang, tidak
hormat pada orang tua, tidak menghargai Masjid, berperilaku buruk.TENTUNYA kau tak ingin meninggalkan ini begitu saja.

Ayolah, Hai Bodoh, kita terbakar bersama,selamanya.Aku masih memiliki rencana2 hangat untuk kita.Ini hanya merupakan Surat penghargaanku untuk mu.Aku ingin mengucapkan 'TERIMAKASIH' karena sudah mengizinkanku memanfaatkan hampir semua masa hidupmu.Kamu memang sangat mudah dibodohi, aku menertawakanmu.Saat kau tergoda berbuat dosa kamu menghadiahkan tawa.Dosa sudah mulai mewarnai hidupmu.

Sebentar lagi Ramadhan, aku tidak bisa bebas menggoda seperti saat ini di bulan itu. Kaumku akan terikat dan terjeruji. Aku perlu darah muda. Aku perlu kader-kader manusia yang akan mengerjakan tugasku di bulan itu.Masih ada 2 bulan tersisa. Jadi, pergi dan lanjutkanlah mengajarkan orang—orang muda bagaimana berbuat dosa.Yang perlu kau lakukan adalah merokok, mabuk—mabukan, berbohong, berjudi, bergosip, dan hiduplah se-egois mungkin.Lakukan semua ini di depan anak-anak dan mereka akan menirunya.Begitulah anak-anak.

Baiklah, aku persilahkan kau bergerak Sekarang.Aku akan kembali beberapa detik lagi untuk menggoda-mu lagi.Jika kau cukup cerdas, kau akan lari sembunyi, dan bertaubat atas dosa- dosamu.Dan hidup untuk ALLAH dengan sisa umurmu yang tinggal sedikit.Memperingati orang bukan tabiatku, tapi di usiamu sekarang dan tetap melakukan dosa, aku benar-benar menikmatinya... sebelum bulan yang suci itu datang, marilah kita ajak manusia-manusia bodoh agar memasuki neraka...!

Tertanda, setan yang sebentar lagi terpaksa cuti menggoda di bulan Ramadhan.

(diambil Dari Majalah Kampus ITB "TAWAZUN"- dengan sedikit perubahan)

Minggu, 07 Juni 2009

Kezhaliman Penguasa Boneka Turuti Penjajah AS di Pakistan: 2 Juta Orang Mengungsi

Perang bawah tanah yang dilancarakan AS di Pakistan telah menjadikan derita Muslim Pakistan berlanjut. Di samping banyak warga sipil yang berjatuhan, jutaan orang lainnya mengungsi. Badan Pengungsi PBB melaporkan, jumlah orang yang terpaksa pergi menyelamatkan diri dari pertempuran di Pakistan baratlaut sejak Agustus 2008 telah melampui dua juta.

Jumlah itu mencakup 1,45 juta orang yang tercatat sebagai pengungsi selama ofensif militer Pakistan terhadap para pejuang muslim sejak 2 Mei, dan 553.916 orang lagi yang menyelamatkan diri dari pertempuran. Ketua Komisi Tinggi PBB Urusan Pengungsi (UNHCR) Antonio Guterres menyebut pengungsian itu sebagai salah satu krisis paling dramatis pada masa sekarang, kata jurubicara UNHCR Ron Redmond.

"Seperti berusaha menangkap sesuatu yabg bergerak di depan kita karena jumlah orang yang berpindah setiap hari begitu besar dan tanggapan tidak pernah memadai," kata Redmond kepada wartawan.

"Meninggalkan penduduk ini tanpa bantuan yang mereka perlukan -- dengan jumlah sebesar itu -- bisa menimbulkan sebuah faktor destabilisasi yang begitu besar," tambahnya.

Badan-badan PBB diperkirakan menyampaikan seruan mereka bagi pendanaan bantuan pekan ini yang jumlahnya bisa mencapai ratusan juta dolar, kata sejumlah pejabat.

"Kami tahu ini masa ekonomi yang sulit, namun kami yakin bahwa masyarakat internasional sama yang telah mengumpulkan dana milyaran untuk menyelamatkan sistem finansial juga memiliki kewajiban untuk menyelamatkan orang yang membutuhkan," kata Redmond.

Rakyat Pakistan Protes!

Sementara itu, pertempuran terus berlangsung antara pasukan Pakistan dan pejuang Taliban di Lembah Swat pada Senin. Pihak pemerintah menyatakan memperoleh dukungan luas atas serangan itu dari partai-partai politik. Namun, sebagian besar masyarakat Pakistan lainnya melakukan kritikan keras terhadap sikap pemerintah yang telah mengikuti keinginan AS untuk membunuh Muslim Pakistan.

Perdana Menteri Pakistan Yusuf Raza Gilani menyatakan, militer akan menyelesaikan ofensif itu dan menjamin perdamaian, ketika ia meminta dukungan dari partai-paretai politik di tengah kekhawatiran yang meningkat mengenai nasib para pengungsi.

"Bentrokan-bentrokan hebat berlangsung di beberapa daerah Swat," kata jurubicara militer Mayjen Athar Abbas.

Duapuluh-tujuh mujahidin, termasuk tiga komandan, syahid dalam 24 jam terakhir, sementara tiga prajurit, termasuk seorang perwira, juga tewas dan 17 lain cedera.

Swat, daerah dengan pemandangan indah yang dulu tempat tujuan wisata namun kini menjadi pusat para pejuang Taliban, dan telah menjadi target Amerika dalam meneruskan aksi terorisnya di negeri Muslim tersebut.

Perjanjian yang kontroversial antara pemerintah dan para ulama pro-Taliban untuk memberlakukan hukum Islam di sebuah kawasan di Pakistan baratlaut yang berpenduduk tiga juta orang seharusnya mengakhiri pemberontakan Taliban yang telah berlangsung hampir dua tahun.

Sesuai dengan keinginan tuannya, teroris Amerika, Perdana Menteri Yousuf Raza Gilani telah mendesak rakyat Pakistan bersatu melawan kelompok ekstrim, yang menurutnya mengancam kedaulatan negara itu dan yang melanggar perjanjian perdamaian tersebut dengan melancarkan serangan-serangan.

Kawasan suku Pakistan, terutama Bajaur, dilanda kekerasan akibat keberingasan pasukan teroris AS melalui kampanye hitam "perang melawan teroris". Tentu saja, kaum Muslim menjadi korban atas kekerasan tersebut.

Rakyat Muslim Pakistan tentu geram melihat penguasanya yang tunduk kepada AS. Mereka melakukan protes keras atas kezaliman penguasa mereka. Bahkan direncankan, 31 Mei mendatang sebuah protes besar akan digelar yang diorganisir oleh Hizbut Tahrir Pakistan.

Penguasa Boneka Pakistan Turuti Tuannya

Pasukan Amerika menyatakan, daerah perbatasan Pakistan digunakan kelompok militan sebagai tempat untuk melakukan pelatihan, penyusunan kembali kekuatan dan peluncuran serangan terhadap pasukan koalisi di Afghanistan.

Pakistan mendapat tekanan dari AS agar menumpas kelompok Islam yang ingin menegakkan syariah Islam di wilayah Swat itu. Kedua penguasa boneka AS di Pakistan dan Afghanistan telah menghadap Barack Obama dan berjabat tangan dengannya. Keduanya mengamini titah penguasa teroris AS di abad ini.

Pakistan menempatkan sekitar 120.000 prajurit di sepanjang perbatasan itu dan menekankan bahwa tanggung jawab menghentikan penyusupan juga bergantung pada pasukan keamanan yang berada di Afghanistan. Menurut militer Pakistan, lebih dari 1.500 para pejuang muslim tewas sejak mereka melancarkan ofensif di Bajaur pada awal Agustus, termasuk komandan operasional Al-Qaeda di kawasan itu, Abu Saeed Al-Masri yang berkebangsaan Mesir.

Demikianlah, potret buram dunia Muslim. Kita menyaksikan bagaimana kebiadaban AS, bersama para penguasa bonekanya, Pakistan melakukan serangan brutal terhadap para ulama’ dan pengemban dakwah di Lembah Swat, semata karena mereka ingin syariat Islam diterapkan di sana.

Lebih dari 180 pejuang Muslim telah gugur sebagai syuhada’. Lebih dari ratusan ribu kaum Muslim, baik tua, muda, anak-anak, dewasa, laki dan perempuan terpaksa harus mengungsi (al-Jazeerah TV, 10/05/2009). Ironisnya, pembantaian ini terjadi setelah kedua penguasa boneka itu menghadap tuannya, Barack Obama, di Gedung Putih. Seolah ingin membuktikan kesetiaan mereka kepada titah sang tuan. Kalau begitu, untuk apa kekuasaan mereka? Apakah untuk ini, mereka mendapatkan kekuasaan dari umat?

Benar, hanya Khilafah Rasyidah yang akan menyelamatkan Muslim Pakistan serta membebaskannya dari cengkraman penjajah AS. Institusi pelindung umat itu, tak akan lama lagi, segera berdiri. Jutaan kaum Muslim di berbagai pelosok dunia merindukan kedatangannya. Hingga suatu saat, Khilafah dengan berani mencampakkan penjajah AS bersama para kaki tangannya. Insya Allah.

Sabtu, 06 Juni 2009

TIPS MEMPERSIAPKAN DIRI MENYAMBUT (TARHIB) ROMADHON, ayo sahabat persiapkan dari sekarang

Sahabat, waktu bergulir begitu cepat. kini bulan mulia yang senantiasa dinantikan umat Muslim yang beriman kini hampir tiba, sudahkah kita mempersiapkannya?? pertamanya mari kita berdo'a semoga Allah masih membri kesempatan kepada kita untuk bisa menikmatinya, menggunakanny untuk menambah kecintaan Allah terhadap kita..

ayo persiapkan mulai dari sekarang. biar Ramadhan Tahun ini makin berkah, makin berubah smakin baik...ga hanya lapar dahaga tapi ia menjadi kekuatan yang bisa membuat kita menjadi muslim seutuhnya..

*********************************************************************
Dari hadist Qudsi yang shahih Alloh swt berfirman:

“Semua amal anak Adam untuknya, kecuali shaum. Ia untuk-Ku dan Aku yang akan memberinya pahala…”
(HR Bukhori dan Muslim)

“Dia meninggalkan makanannya karena-Ku, meninggalkan makanannya karena-Ku, meninggalkan syahawatnya karena-Ku, dan meninggalkan istrinya karena-Ku”
(HR Ibnu Khuzaimah dalam kitab shohihnya)

Demikianlah Alloh berfirman, bahwa inilah -satu-satunya- amal yang kita persembahkan kepada Alloh swt. Laksana seorang hamba yang memberikan (kado) amal terbaik untuk robb-Nya, maka kita harus sebisa mungkin berupaya menjadikan shaum kita sebaik-baik shaum, terlebih bila shaum yang kita maksud ialah shaum Ramadhan yang begitu tinggi kemuliaannya. Dan belum tentu kita akan mendapatkannya kembali, besok, tahun-tahun yang akan datang, bahkan shaum Romadhon tahun ini.

Menjadikannya lebih baik ialah dengan memasang target dan melakukan persiapan yang sangat matang sehingga kita mampu mengisi setiap detik Romadhon nanti tanpa kesiaan dan optimalisasi amal. Bagi yang belum mempersiapkan, maka sekaranglah saatnya bersiap, dan sebaik-baik awal persiapan ialah bergembira menyambut Romadhon penuh rohmah (tarhib Romadhon).

Berikut sedikit tips-tips dalam mempersiapkan dan mengisi Romadhon tahun ini –khususnya- yang Insya Alloh takkan kita biarkan berlalu begitu saja:

1)Memasang target perbaikan diri hingga paska Romadhon. Inilah yang seyogyanya dilakukan oleh setiap muslim. Ingin apa kita Romadhon tahun ini? Lebih sabar? Lebih banyak hafalan? Semuanya tentu tergantung prioritas-prioritas perubahan yang kita inginkan setiap tahunnya. Jika tidak dilakukan, bisa-bisa paska Romadhon amal ibadah kita tidak jauh beda dari sebelumnya. Itulah sebab kita harus berazzam bahwa insya Alloh kita akan berubah dan istiqomah paska Romadhon nanti (mulai saat ini) layaknya kepompong menjadi kupu-kupu.

2)Mengqodho hutang shaum Romadhon tahun lalu sebanyak hari yang ditinggalkannya, yakni bagi mereka yang berhalangan karena udzur syar’I. Segerakanlah qodho sebelum tiba shaum Romadhon tahun ini.

3)Berupaya meninggalkan kesia-an, kemaksiatan dan belajar menjaga diri menjelang Romadhon. “…Apabila seseorang diantara kalian berpuasa, janganlah berkata kotor dan tidak berguna…” (HR Bukhori dan Muslim) dalam riwayat yang lain “Betapa banyak orang berpuasa tetapi tidak mendapatkan dari puasanya selain rasa lapar” (HR Bukhori). Insya Alloh kita termasuk yang berharap amal Romadhon kali ini diridhoi-Nya dan dijauhkan dari kehampaan nilai shaum, hanya dikarenakan oleh kemaksiatan dan kesia-an tak berguna yang kita lakukan.

4)Berniat benar-benar untuk mencari setiap kebaikan Romadhon. Melanjutkan kebaikan yang sudah dawwam kita lakukan dan menambahnya dengan kebaikan yang baru. “Di bulan itu ada yang memanggil, ‘Wahai pencari kebaikan, lanjutkanlah! Wahai pencari keburukan, berhentilah !’” (HR Abdur Rozaq dan diriwayatkan oleh Hakim serupa dengan itu)

5)Memperbanyak mencari ilmu tentang shaum, dengan rajin membaca buku, menghadiri majelis-majelis ilmu agar shaum kita istimewa dan tidak kita lewatkan begitu saja -karena kita mengisinya- dengan ‘kebodohan’.

6)Secara khusus mempelajari hal-hal yang menjadi rukun dan membatalkan shaum Romadhon kita. Sehingga selain berupaya menjalankan ibadah sesuai syariat agar diterima oleh-Nya, upaya ini juga akan membantu kita untuk melaksanakan ibadah shaum dengan lebih mudah, tidak mempersulit diri dan mantap karena yakinnya kita akan amal shaum kita.

7)Secara khusus mempelajari hal-hal yang disunnahkan dalam shaum Romadhon sehingga kita bisa bersungguh-sungguh mengamalkan dan mendapatkan keistimewaan-keistimewaannya/ fadilah Romadhon

8)Persiapkan dan manfaatkan Romadhon untuk zikir dan taat. Jadikan shaum kali ini penuh dengan zikrulloh dan do’a kepada-Nya sepanjang Romadhon. Demikian karena puasa menjadikan diri ini dalam kondisi ruhani yang dekat kepada ketaqwaan sehingga maqbul-lah doa kita.

9)Berderma dan mempersiapkan bekal (ilmu, amal, materi, dll) untuk Romadhon: Ibnu Abbas ra mengatakan, “Dahulu Nabi saw adalah orang yang paling dermawan dengan kebaikan, terlebih lagi di bulan Romadhon…” (HR Bukhori)

10)Rencanakan untuk sepuluh hari terakhir dalam mencari lailtul Qodr. Jangan sampai kekhusyukkan sepuluh malam penutup Romadhon terganggu oleh hal-hal (agenda) yang tidak penting dan tidak terkendali. ‘Aisyah ra mengatakan: “Jika memasuki sepuluh hari itu, Rosululloh saw mengencangkan kainnya, menghiodupkan malamnya dan membangunkan keluarganya” (HR Tirmidzi). Jadikan pula sepuluh hari terakhir sebagai penutup terbaik di bulan berkah. Berikut diantara do’a yang dipanjatkan Rosululloh saw: “Ya Alloh jadikanlah sebaik-baik hariku adalah hari ketika aku menghadap-Mu, sebaik-baik umurku adalah pada akhirnya, dan sebaik-baik amalku adalah penutupnya”

11)Meningkatkan tilawah, tahfidz dan tadabbur al Qur’an. Inilah bekal yang utama dalam menghadapi Romadhon. Bagaimana mungkin kita akan bersemangat beribadah bila bekal taujih rabbaniyyah kita minim. Agar kelak kita optimal dengan alQur’an, maka mulai dari sekarang kita upayakan pengakrabannya. Jelas diperlukan pentahapan untuk itu. Upayakan Rojab tilawah kita 1 juz/hari, Sya’ban 2 juz/hari sehingga setidaknya Romadhon nanti kita bisa tilawah 3 juz/hari. Demikian pula dengan hafalan kita.

12)Lunasi hutang piutang sesegera mungkin dan saling mengampuni dosa dengan sesama saudara, agar tepat 1 Romadhon nanti kondisi kita lapang untuk beribadah, tidak terganggu dan terhambat oleh utang dan dosa yang masih membebani –dan menjadi kewajiban- kita.

13)Ramai-ramai dengan masyarakat menjadikan Romadhon sebagai ‘musim kebaikan’. Syiarkan di buletin-buletin kelas di kampus, baligho, radio, koran, Tv, dsb. agar setiap tahunnya selalu kondusif untuk ibadah dan menjadi ancaman bagi kemadhorotan. Dijadikannya sebagai ‘musim kebaikan’ karena di bulan inilah amal sholeh dilipatgandakan, ampunan dapat sangat kita harapkan kedatangannya, doa-doa terkabul hingga setiap jiwa yang bersih akan terhindar dari api neraka.

Jumat, 05 Juni 2009

Dalil-dalil Sharih Yang Melarang Orang Kafir Menjabat Pemimpin Negara

Dalil-dalil Sharih Yang Melarang Orang Kafir Menjabat Pemimpin Negara
Adapun dalil yang melarang orang-orang kafir menjabat kepala negara adalah sebagai berikut;
Pertama, Allah swt melarang kaum Muslim membuka jalan kepada orang kafir untuk menguasai kaum Muslim;
وَلَنْ يَجْعَلَ اللَّهُ لِلْكَافِرِينَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ سَبِيلًا
“Dan sekali-kali Allah tidak akan pernah memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk menguasai orang-orang Mukmin”. [TQS An Nisaa’ (4):141]
Jalan yang paling mudah dan penting untuk menguasai kaum Muslim adalah kepemimpinan dalam urusan negara dan pemerintahan.[Lihat Imam Syaukaniy, Fath al-Qadiir, juz 2/233] Atas dasar itu, memberikan hak kepada orang kafir menduduki jabatan kepala negara, sama artinya dengan memberikan jalan kepada mereka untuk menguasai kaum Muslim. Padahal, hal ini jelas-jelas dilarang oleh syariat.
Kedua, Allah swt melarang kaum Muslim menjadikan orang-orang kafir memimpin kaum Muslim;
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَكُمْ هُزُوًا وَلَعِبًا مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَالْكُفَّارَ أَوْلِيَاءَ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan wali (pemimpin)-mu, orang-orang yang menjadikan agamamu sebagai bahan ejekan dan permainan, (yaitu) dari orang-orang yang diberi kitab sebelummu dan orang-orang kafir…” (Qs. al-Mâ’idah [5]: 57).
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاءَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nashrani menjadi walimu (pemimpinmu); sesungguhnya sebagian mereka adalah wali bagi sebagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi wali (pemimpin), maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka.” (Qs. al-Mâ’idah [5]: 51); dan lain sebagainya.
Ayat-ayat di atas merupakan larangan sharih bagi kaum Muslim menjadikan orang-orang kafir sebagai kepala negara (pemimpin). Ayat di atas qath’iy al-dilaalah, sehingga tidak membuka ruang adanya perbedaan pendapat mengenai larangan menjadikan musuh-musuh Allah sebagai pemimpin (waliy).
Ketiga, Allah swt mewajibkan taat kepada ulil amriy yang Muslim. Allah swt berfirman;
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا
”Hai orang-orang yang beriman, ta`atilah Allah dan ta`atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya”.[TQS An Nisaa’ (4):59]
Ayat ini kaum Mukmin wajib mentaati ulil amriy (kepala negara) yang berasal dari kalangan orang-orang beriman; dan tidak ada ketaatan kepada pemimpin-pemimpin kafir. Frase ”minkum” menunjukkan bahwa ulil amriy yang harus ditaati oleh kaum Muslim adalah ulil amriy yang beragama Islam, alias Mukmin. Lalu, bagaimana kita diperkenankan mengangkat orang kafir sebagai pemimpin negara, sementara itu, kepala negara itu harus ditaati oleh orang-orang Mukmin, sedangkan mereka (orang kafir) tidak boleh ditaati oleh orang-orang beriman?
Keempat, hadits-hadits shahih menggariskan kewajiban memisahkan diri dan memerangi pemimpin-pemimpin yang telah terjatuh kepada kekufuran yang nyata. Imam Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dari ‘Ubadah bin Shamit, bahwasanya dia berkata:
دَعَانَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَبَايَعْنَاهُ فَقَالَ فِيمَا أَخَذَ عَلَيْنَا أَنْ بَايَعَنَا عَلَى السَّمْعِ وَالطَّاعَةِ فِي مَنْشَطِنَا وَمَكْرَهِنَا وَعُسْرِنَا وَيُسْرِنَا وَأَثَرَةً عَلَيْنَا وَأَنْ لَا نُنَازِعَ الْأَمْرَ أَهْلَهُ إِلَّا أَنْ تَرَوْا كُفْرًا بَوَاحًا عِنْدَكُمْ مِنْ اللَّهِ فِيهِ بُرْهَانٌ
“Nabi SAW mengundang kami, lalu kami mengucapkan baiat kepada beliau dalam segala sesuatu yang diwajibkan kepada kami bahwa kami berbaiat kepada beliau untu selalu mendengarkan dan taat [kepada Allah dan Rasul-Nya], baik dalam kesenangan dan kebencian kami, kesulitan dan kemudahan kami dan beliau juga menandaskan kepada kami untuk tidak mencabut suatu urusan dari ahlinya kecuali jika kalian (kita) melihat kekufuran secara nyata [dan] memiliki bukti yang kuat dari Allah.”[HR. Bukhari]
Hadits di atas menjelaskan bahwa jika seorang penguasa telah terjatuh kepada kekufuran yang nyata, maka kaum Mukmin diperbolehkan melepaskan ketaatan dari mereka dan wajib memerangi mereka dengan pedang jika mampu.
Al-Hafidz Ibnu Hajar, tatkala mengomentari hadits-hadits di atas menyatakan, bahwa jika kekufuran penguasa bisa dibuktikan dengan ayat-ayat, nash-nash, atau berita shahih yang tidak memerlukan takwil lagi, maka seorang wajib memisahkan diri darinya. Akan tetapi, jika bukti-bukti kekufurannya masih samar dan masih memerlukan takwil, seseorang tetap tidak boleh memisahkan diri dari penguasa.
Imam al-Khathabiy menyatakan, bahwa yang dimaksud dengan “kufran bawahan“ (kekufuran yang nyata) adalah “kufran dzaahiran baadiyan” (kekufuran yang nyata dan terang benderang)
Menurut ‘Abdul Qadim Zallum; larangan memisahkan diri dari penguasa telah dikecualikan oleh pecahan kalimat berikutnya, yakni,” kecuali jika kalian (kita) melihat kekufuran secara nyata dan memiliki bukti yang kuat dari Allah.”[HR. Bukhari]. Ini menunjukkan, bahwa seorang muslim wajib memisahkan diri dari penguasa, bahkan boleh memerangi mereka dengan pedang, jika telah terbukti dengan nyata dan pasti, bahwa penguasa tersebut telah terjatuh ke dalam “kekufuran yang nyata.”
Bukti-bukti yang membolehkan kaum muslim memerangi khalifah haruslah bukti yang menyakinkan (qath’iy). Ini didasarkan pada kenyataan, bahwa kekufuran adalah lawan keimanan. Jika keimanan harus didasarkan pada bukti-bukti yang menyakinkan (qath’iy), demikian juga mengenai kekufuran. Kekufuran harus bisa dibuktikan berdasarkan bukti maupun fakta yang pasti, tidak samar, dan tidak memerlukan takwil lagi. Misalnya, jika seorang penguasa telah murtad dari Islam, atau mengubah sendi-sendi ‘aqidah dan syariat Islam berdasarkan bukti yang menyakinkan, maka ia tidak boleh ditaati, dan wajib diperangi. Sebaliknya, jika bukti-bukti kekufurannya tidak pasti, samar , dan masih mengandung takwil, seorang muslim tidak diperkenankan mengangkat pedang di hadapannya.
Lalu, bagaimana bisa dinyatakan bahwa orang-orang kafir diperbolehkan menjadi kepala negara (pemimpin bagi kaum Muslim), sementara itu, Nabi saw memerintahkan kaum Muslim memisahkan diri dan memerangi para penguasa yang telah terjatuh kepada kekufuran yang nyata?

DUKUNGAN BAGI IBU PRITA MULYASARI, PENULIS SURAT KELUHAN MELALUI INTERNET YANG DITAHAN.

KAMPANYE EMAIL PADA RS OMNI INTERNATIONAL

Mari masing-masing kita melakukan sesuatu secara nyata sebagai bentuk dukungan kita pada Prita Mulyasari.

Teman-teman jurnalis, media dan pengacara yang bersimpati sudah melakukan tindakan di bidang mereka masing-masing.

Apa yang bisa kita lakukan?

Mari mulai dengan KAMPANYE EMAIL ini. Bagaimana caranya?

1. Copy-paste email di bawah

2. Bubuhkan nama Anda sebagai pengirim

3. Kirimkan ke alamat info@omnihealthcare.co.id dan info@omni-hospitals.com cc kan ke pengacaranya Risma Situmorang, Heribertus & Partners di rhnp@cbn.net.id

4. Jika ingin lebih Anda bisa menyalurkan keluhan ini juga lewat telepon +622153125555 atau print dan fax +622153128666

4. Redaksional email dapat diubah, sesuai dengan keingingan Anda (jangan gunakan kata kasar/sara tentunya)

5. Tolong sebarkan KAMPANYE EMAIL ini melalui milis/forum atau email ke teman-teman Anda yang lain, ajak untuk mengirimkan email juga.


Semoga aksi nyata dan bentuk dukungan ini bisa efektif dan memberi dampak nyata pada kebebasan Prita Mulyasari secepatnya!

Ayo emailkan sekarang juga!


= = = = = = = = email untuk di copy-paste = = = = = = = = =
to: info@omnihealthcare.co.id, info@omni-hospitals.com
cc: rhnp@cbn.net.id

Yth.
Management RS OMNI International dan Pengacaranya
Tanggerang

Dengan hormat,

Berkenaan dengan kasus hukum Prita Mulyasari salah satu mantan pasien RS OMNI International tangerang dan pemberitaan yang kami baca melalui Internet dan media massa maka kami berpendapat bahwa tindakan dari Management RS OMNI International sangatlah BERLEBIHAN dan TIDAK PERLU.

Surat Pembaca dan Email Pribadi Prita Mulyasari yang dia tulis adalah ungkapan kekecewaan terhadap pelayanan yang RS OMNI International tangerang berikan.

Bukannya menanggapi keluhan pelanggan tersebut dengan baik dan menyelesaikan masalahnya, RS OMNI International tangerang malah melakukan tuntutan hukum PERDATA dan PIDANA dan dalam proses melakukan KRIMINALISASI pada pasien Anda sendiri.

Keluhan pelanggan/pasien yang mana hak-nya dijamin oleh UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Karena sebab diatas maka kami menuntut agar RS OMNI International tangerang agar:

- Menghentikan segera semua upaya tuntutan hukum Perdata maupun Pidana pada Prita Mulyasari

- Dalam kasus Perdata, karena terlanjur diputuskan: tidak melakukan banding dan tidak melakukan eksekusi hukumnan

- Dalam kasus Pidana, karena sudah terlanjur masuk persidangan, memberikan support pada Prita Mulyasari dan memberikan kesaksian yang meringankan

- Memberikan layanan yang terbaik, sesuai hukum dan kode etik pelayanan kesehatan bagi para pasiennya

- Tidak lagi mengkriminalisasi pasien-pasien dan pelanggan RS Omni International tangerang

Ini adalah suara publik dan pelanggan yang kami yakin akan Anda dengarkan dan pertimbangkan dengan serius dan masak-masak.

Mohon agar kasus ini dapat diselesaikan dengan segera dan tidak berlarut-larut.


Hormat saya,


[Nama pengirim]
[Alamat/Lokasi]
[Tanggal]

Kamis, 04 Juni 2009

AC Manullang: Intel Asing Berupaya seret BIN dan TNI di Pilpres

Jakarta - Jelang pilpres 8 Juli mendatang diprediksi akan terjadi perang intelijen dari masing-masing pasangan capres-cawapres. Pasalnya, masing-masing pasangan memiliki tokoh militer.

"Semua kandidat memiliki tokoh militer, seperti SBY, Prabowo, dan Wiranto.
Masing-masing akan menggunakan pengetahuan mereka tentang intelijen untuk
memenangkan pertarungan di pilpres," jelas mantan Direktur Bakin (sekarang BIN), DR A.C Manullang kepada detikcom, Senin malam, (1/6/2009).

Dijelaskan Manullang, perang intelijen yang akan dilakukan bukan sekadar
menggunakan metode konvensional, seperti spionase, sabotase, maupun penggalangan massa. Operasi intelijen modern, seperti penyesatan informasi juga akan dilakukan dalam perang tersebut.

Pakar intelijen tersebut menambahkan, adanya operasi intelijen bukan hanya terjadi di pilpres. Dalam pemilu legislatif, April lalu, operasi serupa juga terjadi.

"Melonjaknya perolehan suara Partai Demokrat (PD) merupakan hasil kerja intelijen. Pengendali operasinya adalah mantan panglima TNI Jenderal Purn Djoko Suyanto melalui tim echo," ungkap Manullang.

Perang intelijen tersebut, kata Manullang, dikhawatirkan bakal menyeret BadanIntelijen Nasional (BIN) dan TNI. Bahkan intelijen Amerika Serikat (AS) saat ini ikut campur untuk memenangkan salah satu pasangan capres-cawapres tertentu.

"Saat ini intelijen asing yang dimotori AS sudah terjun ke lapangan. Mereka berupaya menarik BIN dan TNI untuk mendukung pasangan tertentu," jelasnya.

Ikut campurnya AS dinilai Manullang, bertujuan melancarkan grand strategi global yang mereka usung, yakni neoliberalisme dan Neokapitalisme.

Ketika ditanya siapa capres-cawapres yang sedang "dikawal" intel asing, Manullang mengatakan, mereka adalah pasangan yang selama ini disebut-sebut
beraliran neoliberal. "Siapa lagi kalau bukan pasangan incumbent yang selama ini dikatakan beraliran neoliberal," tandas Manullang.

Sebelumnya, cawapres Prabowo Subianto meminta BIN, TNI, dan Polri tidak terlibat dalam politik praktis menjelang pemilihan presiden pada 8 Juli nanti.

Selain itu, Prabowo juga menyambut baik usulan Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso untuk membarakkan kembali personil TNI selama dua hari selama masa pemilihan presiden nanti.

Rabu, 03 Juni 2009

Koreksi atas Gerakan Reformasi 1998

Koreksi atas Gerakan 98

dari berbagai uraian di atas, penting kiranya bagi kita untuk melakukan penilaian atas pengalaman perjuangan rakyat dan pemuda-mahasiswa di Indonesia untuk melahirkan simpulan-simpulan berarti bagi. Diperuntukka dalam mematangkan pemahaman dan memajukan lagi pekerjaan membangkitkan, menggorganisasikan dan menggerakkan perjuangan massa di Indonesia. Demikian beberapa penilaian-penilaian pokok tersebut. Pertama, Sejarah Perjuangan Rakyat di Indonesia telah dilakukan sejak sekian lama, jauh sebelum gerakan mahasiswa 98 itu lahir. Bahkan sebelum proklamasi 1945, gerakan tani dan buruh memberi inspirasi bagi lahirnya organisasi pemuda dan relajar untuk melawan penindasan dan penghisapan, terutama oleh kaum kolonialisme, feodalisme dan imperialisme serta klas-kals reaksioner dalam negeri. Karenanya gerakan mahasiswa haruslah secara rendah hati, Siap dipimpin oleh gerakan rakyat.

Kemudian yang Kedua, Dalam perjuangan tersebut, gerakan pemuda dan mahasiswa memiliki prestasi tersendiri dan sumbangan cukup berarti terutama dalam gerakan melawan kolonialisme, mempertahankan kemerdekaan di masa awal Revolusi Agustus 1945 dan penumbangan rejim boneka imperialis Fasisme Soeharto. Selain itu yang Ketiga, Kelemahan akan pemahaman teoritis dan praktek perjuangan pembebasan di dalam negeri di kalangan gerakan massa secara luas, telah mengakibatkan percobaan-percobaan ilmiah perjuangan rakyat yang dilakukan untuk melawan kolonialisme, feodalisme, imperialisme dan klas-klas reaksioner dalam negeri begitu mudah dipatahkan.

Selanjutnya yang Keempat, Selama ini, kepemimpian perjuangan yang terjadi dalam sejarah perjuangan rakyat Indonesia masih didominasi oleh kepemimpinan kaum borjuasi, sehingga mengakibatkan pengorbanan luar biasa yang dilakukan oleh rakyat dan pemuda-mahasiswa di Indonesia jatuh kembali dalam kubangan penindasan dan penghisapan. Kemudian yang tak kalah penting, yang Kelima, Dalam konteks kekinian diperlukan sebuah upaya-upaya konkret untuk memajukan kembali gerakan massa demokratis di Indonesia untuk melawan dominasi imperialisme dan rejim boneka di dalam negeri sebagai kaki tangan dan antek setia dari imperialis pimpinan AS


Berdasarkan penilaian-penilaian tersebut, ada beberapa penyimpulan atas pengalaman perjuangan gerakan rakyat dan pemuda-mahasiswa di Indonesia yaitu : Pertama, Dari Segi Ide atau Orientasi Perjuangan Masih kentalnya ide-ide kepemimpinan yang dilahirkan dari pikiran borjuasi kecil dalam setiap aktivitas gerakan massa telah menyebabkan gerakan massa tersebut mudah patah di tengah jalan dan tidak mempunyai pandangan serta arahan-arahan maju ke depannya. Ciri khas dari watak yang selalu bimbang dan ragu, dalam perjalanannya juga dapat menumpulkan gerakan massa itu sendiri. Contohnya, banyak dari pimpinan massa ketika reformasi 1998, sekarang malah menjadi bagian dari arus sistem politik hari ini. Mereka begitu mudah tergiur dengan tawaran elit politik borjuasi, seperti uang dan jabatan, hingga kemudian meninggalkan perjuangan yang diusung sebelumnya dan kekuatan massa yang digalang. Ketika pemilu 2004 lalu atau menuju pemilu 2009 sekarang, banyak tokoh-tokoh mahasiswa yang memilih terlibat dalam politk prkatis dengan rame-rame mendaftarakn diri sebagai calon legislatif. Selain itu, muncul kecenderungan “brokerisme” dan “abang-abangan” dalam dunia gerakan yang membuat gerakan cenderung terkotak-kotak dalam permainan-permainan isu yang dihembuskan oleh elit politik. Mereka kurang memahami tentang catatan-catatan tentang kenyataan konkret masyarakat Indonesia dan pengalaman perjuangan rakyat yang ditempuh selama ini, sehingga tidak ada upaya-upaya untuk memajukan lagi perjuangan massa.

Yang Kedua, Dari Segi Politik Gerakan Massa Demokratis selama ini tidak memiliki garis politik yang tepat dan tegas. Sebuah garis yang secara ilmiah lahir dari kenyataan rakyat serta meletakkan dasar bagaimana rakyat (termasuk Mahasiswa harus berjuan). Tentu saja Politik tersebut haruslah melihat secara menditail dari karakter masyarakat indonesia. Hal ini menyebabkan gerakan massa begitu mudah terombang-ambing dalam situasi yang berkembang. Gerakan massa cenderung terjebak dengan propaganda yang memoderasi aspirasi sejati perubahan rakyat atau terdorong dalam pertarungan kepentingan arus elit kekuasaan. Gerakan massa juga sering digunakan oleh kelompok tertentu untuk melakukan perubahan politik secara drastis (perebutan kekuasaan secara langsung ataupun penggulingan rejim) ataupun dukung mendukung elit kekuasaan. Ini diakibatkan ketidakjelasan program politik yang diusung bagi kepentingan massa ataupun untuk memblejeti klik reaksioner yang kini berkuasa, hingga kehilangan independensi politik dalam bersikap, berpendirian dan bertidak dalam garis massa.

Selanjutnya ketiga, Dari Segi Organisasi, ketidakmampuan untuk mengkonsolidasikan massa yang telah dimobilisir sebelumnya dalam aksi-aksi massa. Banyak kemudian organisasi-organisasi massa yang eksistensinya patah di tengah jalan. Melupakan bahwa setiap aksi-aksi yang dilakukan memiliki usaha untuk terus memenangkan perjuangan dan menambah kekuatan atau membangun basis massa. Sehingga kemudian massa dibiarkan tetap dalam posisi mengambang (floating mass). Kondisi seperti ini tentu saja sangat menguntungkan bagi rejim anti rakyat.


Kemana Gerakan Mahasiswa Harus Melangkah?
Berdasarkan hal tersebut, maka pentiung melakukan gerakan untuk memebenahi kembali Gerakan Massa Demokratis di Indonesia, atau disebut ”Gerakan Pembetulan”. Gerakan Pembetulan adalah sebuah upaya untuk membetulkan kembali ide, politik dan organisasi serta membangkitkan kembali Gerakan Massa. Dalam ”Gerakan Pembetulan” teresbut, ada beberapa hal yang prinsipil untuk memperbaiki kembali, yaitu :

Untuk mencegah dominasi ide-ide borjuasi kecil dalam perjuangan gerakan massa, maka gerakan massa harus meningkatkan kerja-kerja Investigasi Sosial dan Analisa Klas (ISAK) dan melakukan pekerjaan propaganda/edukasi secara intensif bagi pimpinan massa hingga massa itu sendiri. ISAK, adalah sebuah pekerjaan untuk mengetahui secara langsung keadaan konkret yang ada disekitar kita. Yang kemudian akan dijadikan senjata untuk melakukan perjuangan massa. Prinsipnya, ”No Investigation, No Right To talk”. Pekerjaan ini, bisa dilakukan di desa, kota ataupun kampus. ISAK adalah landasan awal dalam bekerja, menentukan garis perjuanngan, menganalisa, hingga membuat program kerja. Sementara Propaganda/edukasi adalah pekerjaan untuk membangkitkan kesadaran, yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman teori dan memperhebat praktek kerja massa.

Secara politik, berpegang pada garis perjuangan yang tepat, yaitu garis politik ”Demokrasi Nasional”. Garis ini lahir bukan karena wangsit atau pesenan orang-orang tertentu. Tapi berdasarkan analisa terhadap perkembangan masyarakat Indonesia saat ini, yaitu masyarakat setengah jajahan dan setengah feodal dibawah dominasi imperialisme yang berbasiskan sisa-sisa feodalisme. Kemudian, menggalang ”Front Persatuan Nasional” yang berlandaskan pada persekutuan dasar antar klas buruh dan kaum tani. Dan terus berupaya menggalang seluruh kekuatan rakyat yang anti imperialisme dan anti feodalisme di Indonesia. selanjutnya, melancarkan kampanye massa dari basis terendah hingga nasional untuk menggerakkan massa menuntut hak-hak demokratisnya hingga perlawanan terhadap imperilaisme dan feodalisme.

Yang tidak kalah penting Secara organisasi, menghimpun seluruh massa yang ada di penjuru Indonesia, dengan membangun organisasi-organisasi massa dari tingkat desa, kota, pabrik, kampung, kampus hingga nasional untuk menjadi sebuah kekuatan massa yang patriotik, demokratik dan militan. Dengan demikian, organisasi akan memiliki topangan dasarnya di basis terendahnya masing-masing.